Wednesday, July 6, 2011

Bee ~ Honey

Someone asks me why is he not performing as he usual does. My answer: "Maybe it's because your love hormone is bursting, it takes your IQ down to half." The person looked at me peculiarly and started to make a logic out of my statement. But it seemed to me that the logic was not working at all. I guess my statement was half true - since the IQ is down to half, don't you think it is logical enough for someone not to be able to make any logic out of my statement, by the way?
Okay. I'm not pinalising anyone who is in love because I used to be in love too. Maybe, at this point my romantic sense is not as showy as it used to be. Perhaps that is the reason my logical senses is more obvious. For some reason, I am craving for the direction of logical love.

But people said that love is mysterious.
Love is wonderous.
Love is full of surprise.
Love is magical.
Yes, maybe the logical love I'm searching does not exist at all.

So, it is not so surprising to see the B and Honey these days:
A girl is calling her boyfriend B for several reasons:
B - Baby
B - Bucuk
B - Bang
B - Hubby
B - Boss

Eheeemmm..I used to use the last one. Hehehe.

A man is calling his partner Honey to charm, to sooth or perhaps...to gain confidence.

When my love hormone was bursting, I used to think that B and Honey was cute and romantic. I mean, I loved to hear the longing sound of "B...................." like the one used by Ifa Raziah in Sesuci Qaseh Ramadhan. It sounded gedik and seductive:P

And Honey was a perfect combination.

But these days, when my logical senses are working out, there are times when I think that B and Honey is more like:
"Kalau engkau kumbang, akulah bunganya."

Bee and Honey.

Not Baby, not Bucuk and not Hubby.


But Bee - the insect.

A good combination yet dangerous.
Bee came to Honey just for the money then he left her.
Bee came to Honey just for the sex then he left her.
Bee came to Honey just for security then he left her.

Perhaps, that is the reason why people love to think romantically than logically.
Because the truth is so scary.
But then again...
Calling B and Honey is not that scary.

What about Mummy and Daddy?
In the end, Mummy gets pregnant and Daddy lari!

Are you reading the newspaper today, folks?

Si comel... :)

Puteri kesayangan Ayah & Mama dan juga kesayangan dia...

Fridge Magnet...Penjelajahan Dunia

 

Sharing

Saye sangat sibuk dan letih melalui kehidupan harian saya. Tapi saye mesti kuatkan semangat dan bergembira dengan apa yang saya sedang lakukan sekarang...

Piccas yang sempat di transfer kan dari handphone comel ku pemberian dia...

"HAPPY"...thanks for the cuppy cakes (*U*)

Jacket kulit ini... jauh dari Istanbul

After Tun M keluar hospital and ambil angin sepoi di area Tasik Perdana Putrajaya

Snap it me...

Piccas dari Tanah Suci Makkah

Hormati Wanita....

"..Dengan rasa tanggungjawab yang tinggi, si lelaki akan menghormati wanita dengan tidak merosakkannya. Kesuciannya dipelihara sehinggalah dihalalkan melalui lafaz janji `aku terima nikahnya`. Rasa tanggungjawab yang tinggi juga membentengi diri seorang wanita untuk memelihara kehormatan diri dan rahimnya. Wanita bertanggungjawab untuk mempertahankan dirinya untuk suami yang halal buatnya. Memelihara kesucian rahimnya untuk zuriat yang bakal dilahirkannya.."

Kini...

Aku cakap dalam hati 'Ya Allah, sungguh aku tak kuat untuk semua nie. Aku tak sanggup lagi dah Ya Allah. Kenapa semua nie jadi kat aku?' 

Tiba-tiba terlintas kat fikiran aku 'if you want to talk to God, say your prayers and if you want to hear God talks to you, read the Quran'   

"Aku pun belek al-Quran secara rawak sampailah tiba-tiba mata aku terbaca ayat 62, Surah al mukminun yg mksudnya 'Dan kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya dan pada kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnye dan mereka tidak dizalimi (dirugikan)" aku terus menangis. Dah berape tahun aku tak nangis macam tu. Nasib baik tak ada orang masa tue. Masa tuu jugak aku rasa Dia sangat dekat dengan hati aku. Hati aku tiba-tibba rasa tenang, macam dipujuk 

Aku hanya tersenyum memandangnya.... 

"Hmm. Sejak hari tu, kalau aku sedih, aku bentang sejadah. Aku buat solat taubat. Aku berdoa. Aku mengadu dengan Dia. Hati aku makin tenang. Satu perasaan yang aku tak pernah rasa, yang susah aku nak gambarkan macam mana. Kalau dulu aku dengar kemanisan iman ke pe ke aku gelak tapi bila aku dah rasa sendiri, urmm" 

"Hidup umpama nak hasilkan pelangi"

"Yup dan untuk hasilkan pelangi kita perlukan hujan dengan matahari. Maka terpaksalah kita rase teriknye mentari dan petir kilat" sambung sahabatku... 

"Baru sekarang aku betul-betul paham dengan maksud ayat tu. Lepas bende nie jadi kat aku, baru aku sedar, sayangnya Allah kat hamba-hambaNya cuma kita je yang tak nampak sebab kita tak nak fikir. Macam ape yang jadi kat aku, sekarang aku paham yang Allah sebenarnye nak tunjukkan kat aku yang cinta dan janji manusia tak sehebat cinta dan janji Allah. Aku bersyukur yang Allah masih sayangkan aku"

Hidup nie tak jauh bezanya dengan sistem barter. Kita perlu rase susah untuk faham erti sebuah kejayaan. Kita perlu rase ditinggalkan dan keseorangan untuk menghargai harga seorang sahabat yang muncul dalam hidup kita dan kita perlu dikhianati cinta manusia hanya untuk mengerti sempurnanya cinta Allah.

Dan sungguh Allah itu Maha Bijaksana, Maha Mengetahui ape yang terbaik untuk hamba-hambaNya dan sungguh cinta Allah kepada hambaNya itu amat dalam dan setiap perkara yang terjadi kepada kita itu terdapat pengajaran bagi orang yang berfikir. Allah tak kan merugikan hamba-hambaNya

Ingatlah. Dalam hidup nie kita tak pernah jumpe orang yang salah. Setiap orang yang datang dalam hidup kita mesti ada sebab dan tujuannya, tak kira laa orang tu kawan ke musuh ke ataupun lelaki atau pompuan yang buat kita sayang sangat kat dia.

Allah jadikan manusia berbeza bangsa dan warna kulit agar mereka dapat saling mengenali, saling memahami antara satu sama lain. Maybe Allah datangkan kawan yang asyik nak marah jer sebab Allah nak ajar kita jadi seorang yang penyabar ataupun mungkin Allah datangkan seorang lelaki atau perempuan yang buat kita jatuh hati, rasa cintakan dia tapi last-last dia tinggalkan kita untuk mengajar kita yang cinta Allah itu lebih kekal, lebih indah.

For everything that happens in your life, it must happened for a reason. Jangan merungut, sebaliknya belajarlah kerana setiap yang berlaku itu menuntut kita agar berubah dan setiap yang berlaku itu terdapat pengajaran bagi mereka yang berfikir...

p/s ; Terima kasih Allah. Di saat aku mula jatuh dan semakin terjatuh, Kau datangkan aku seorang teman dan berikan aku cerita ini agar aku sedar bahawa cinta Kau terhadap aku tiada bandingannya. Terima kasih Allah :') 

Friday, July 1, 2011

Warna hitam ini...

Kutuliskan segala refleksi tentang kehidupan yang sempat terlintas atau sengaja kugali dari pengalaman hidupku sehari-hari dalam blog ini.
 Warna dasarnya yang hitam barangkali menggambarkan betapa seringkali persepsi kita tentang kehidupan pun serba hitam ... tidak serba jelas, tidak cerah, penuh masalah, dan suram. Bisa jadi kehidupan kita diliputi suasana yang serba hitam: pengalaman duka lebih sering terjadi daripada suka, masalah demi masalah menerpa, masa depan pun tak jelas akan seperti apa.

Tapi, bagiku, hitam menggambarkan sebuah kontras. Di dalamnya warna putih kebaikan, kesucian, ketulusan, kedamaian, dan keadilan tampak jelas dari hitamnya kehidupan. Meski tersubordinasi, nilai-nilai luhur itu menggoda kita untuk meraihnya, merintisnya, dan mewujudkannya di tengah hitam-kelamnya kehidupan yang dominan.
Maka, bagaimana pun hidup adalah sebuah perjalanan, sebuah peziarahan. Jalan yang harus kita tempuh memang panjang, jauh, berliku, dan berdebu. Tapi, di situlah kita diutus oleh Sang Pencipta Kehidupan, Allah Tuhan. Kita musti terus berjalan, melawan dominasi yang serba hitam, membawa lilin-lilin putih-terang, melanjutkan proses penciptaan kebaikan.

Hidup bukan hitam putih...



Hidup bukan hitam putih. Mudah dan sederhana. Hidup penuh warna, pelik dan tak terduga. Pun tak mengurangi makna. Ada suka dan duka berganti. Ada asa yang sirna. Ada mimpi yang nyata. Ada kejutan-kejutan. Dalam nikmat dan ujian. Seperti juga siang dan malam. Selalu begitu. Datang dan pergi. Hidup juga bukan jalan tol, tanpa hambatan sampai tujuan. Hidup adalah jalan panjang melelahkan. Mendaki, menurun, banyak lubang dan batu menghadang. sudah menjadi takdirnya sendiri, bahwa manusia harus melewati jalan hidup yang berliku. Tak mudah melewati jalan hidup. Tak mungkin pula menghindarinya. Itulah takdirnya. Namun, disana ada wilayah luas untuk ikhtiar. Sangat luasnya. Memberi peluang. Memberi syarat. Memberi semangat untuk menjadi pemenang. Bukan pecundang. Karena selalu ada kejutan-kejutan dalam hidup. Tak terduga.